MacBook Air M1 second masih sering jadi jalan paling masuk akal buat kamu yang ingin pindah ke Mac tanpa membeli unit baru. M1 adalah chip pertama yang Apple rancang khusus untuk Mac, dan MacBook Air yang memakainya berdesain tanpa kipas, sehingga tetap senyap apa pun yang sedang kamu kerjakan. Masalahnya, unit yang beredar sudah melewati pemakaian bertahun-tahun, dan kondisinya bisa sangat berbeda satu sama lain.
Dari luar, hampir semua unit terlihat sama. Bedanya baru ketahuan kalau kamu tahu harus melihat ke mana: identitas model, status akun pemilik lama, siklus baterai, riwayat komponen, sampai batas bawaan seperti pengisian daya lewat USB-C dan satu monitor eksternal. Bagian inilah yang paling sering terlewat saat orang membeli MacBook Air M1 second dengan terburu-buru.
Panduan ini merangkum tujuh hal yang wajib kamu cek, lalu menjawab apakah model ini masih worth it dan untuk siapa. Semua angka spesifikasi diambil dari halaman resmi Apple. Pemeriksaan umum ada di panduan umum mengecek MacBook bekas sebelum deal, jadi di sini fokusnya hal yang khas M1.
Daftar Isi
Sekilas MacBook Air M1 Second: Apa yang Sebenarnya Kamu Beli
Menurut halaman spesifikasi Apple, laptop ini memakai chip Apple M1 dengan CPU 8-core (4 core performa dan 4 core efisiensi), GPU 7-core atau 8-core, serta Neural Engine 16-core. Layarnya Retina 13,3 inci, bobotnya 1,29 kg, dan ada Touch ID. Apple juga menyebut memori M1 disatukan dalam satu kemasan khusus bersama chip, jadi kapasitas memori yang kamu beli adalah kapasitas yang kamu pakai seterusnya.
Tabel berikut merangkum data dari spesifikasi teknis MacBook Air M1 di situs Apple, lengkap dengan hal yang perlu kamu perhatikan saat membeli MacBook Air M1 second.
| Bagian | Spesifikasi menurut Apple | Yang perlu kamu perhatikan |
|---|---|---|
| Chip | Apple M1, CPU 8-core, GPU 7-core atau 8-core | Pastikan tertulis Apple M1 |
| Memori | 8GB, opsi 16GB | Tidak bisa ditambah belakangan |
| Penyimpanan | Beberapa pilihan SSD hingga 2TB | Cek di pengaturan Penyimpanan |
| Layar | Retina 13,3 inci, 2560 x 1600 piksel, 400 nit, True Tone | Piksel mati, bercak, opsi True Tone |
| Baterai | 49,9 watt-jam, hingga 18 jam film di app Apple TV | Jumlah siklus, batasnya 1.000 |
| Port | Dua Thunderbolt / USB 4, jack headphone 3,5 mm | Uji daya dan data di kedua port |
| Pengisian daya | Adaptor Daya USB-C 30W, kabel USB-C 2 m | Tidak ada port MagSafe |
| Monitor eksternal | Satu layar hingga 6K 60Hz | Tidak bisa dua monitor |
| Kamera | FaceTime HD 720p | M2 sudah 1080p |
| Warna | Emas, Perak, Abu-abu (Space Gray) | Midnight atau Starlight bukan M1 |
Ingat, itu spesifikasi unit baru. Pada MacBook Air M1 second, pengalamanmu ditentukan kondisi unitnya sekarang, jadi tujuh pemeriksaan berikut jauh lebih penting.
7 Hal Wajib Dicek Sebelum Beli MacBook Air M1 Second
Urutannya dimulai dari identitas unit sampai batas monitor. Lakukan semuanya sebelum membayar, di depan unit langsung atau lewat video call. Catat juga versi macOS yang terpasang di MacBook Air M1 second yang sedang kamu cek, karena beberapa pemeriksaan bergantung padanya.
1. Pastikan Unitnya Benar-benar MacBook Air M1
Langkah pertama saat memeriksa MacBook Air M1 second sering dilewati karena terdengar sepele. Klik menu Apple, pilih Mengenai Mac Ini (About This Mac), lalu pastikan chip-nya tertulis Apple M1. Untuk lapis kedua, tahan tombol Option, klik menu Apple, pilih Informasi Sistem, dan lihat Pengidentifikasi Model di bagian Perangkat Keras. Nilai yang benar adalah MacBookAir10,1.
Kenapa perlu dua lapis? Apple juga pernah menjual MacBook Air Intel dengan ukuran, berat, layar, Touch ID, dan pilihan warna yang sama persis. Model itu memakai Pengidentifikasi Model MacBookAir9,1, dan halaman identifikasi Apple mencantumkan macOS Sequoia sebagai sistem operasi paling akhir yang kompatibel dengannya. Artinya, model itu tidak kebagian macOS 27 maupun Apple Intelligence.
Warna juga bisa jadi petunjuk cepat. Apple hanya mencantumkan Emas, Perak, dan Abu-abu (Space Gray) untuk MacBook Air M1. Kalau ada iklan MacBook Air M1 second berwarna Midnight atau Starlight, ada yang keliru, karena dua warna itu baru muncul di daftar warna MacBook Air M2.
Terakhir, cocokkan nomor seri di Mengenai Mac Ini dengan yang tercetak di bagian bawah bodi, lalu masukkan ke checkcoverage.apple.com untuk melihat nama modelnya. Kalau nomornya berbeda, tanyakan riwayat servisnya, karena menurut Apple nomor seri yang tercetak bisa tidak berlaku lagi kalau logic board pernah diganti. Daftar nomor komponen tiap model ada di halaman identifikasi model MacBook Air dari Apple.

2. Activation Lock dan Lacak Mac: Pastikan Unitnya Bersih
MacBook Air M1 memakai Apple silicon, jadi Kunci Aktivasi (Activation Lock) berlaku di sini. Selama Lacak Mac (Find My Mac) milik pemilik lama masih menyala, Apple mensyaratkan kata sandi Akun Apple atau kode sandi perangkat sebelum siapa pun bisa mematikan Lacak, menghapus Mac, atau mengaktifkan dan memakainya kembali. Unit seperti itu praktis tidak bisa kamu pakai.
Cara paling aman: minta penjual menjalankan Hapus Semua Konten dan Pengaturan di depanmu, lewat Pengaturan Sistem > Umum > Transfer atau Atur Ulang. Proses ini meminta kata sandi akun macOS dan kata sandi Akun Apple pemiliknya, lalu Mac melakukan aktivasi dan masuk ke asisten pengaturan seperti unit baru. Kalau penjual tidak bisa memasukkan kata sandi Akun Apple-nya, tunda transaksi MacBook Air M1 second itu.
Kalau unit sudah dihapus sebelum kamu datang, sambungkan ke Wi-Fi sampai melewati tahap aktivasi. Mac yang masih terkunci akan meminta Akun Apple atau kata sandi pengguna pemilik lama. Cara mengecek unit bekas kantor yang masih terdaftar di sistem perusahaan ada di panduan umum tadi.
Pemeriksaan yang khas Apple silicon adalah riwayat komponen. Di macOS Tahoe 26 ke atas, buka Pengaturan Sistem > Umum > Mengenai. Menu Komponen & Servis hanya muncul kalau Mac mendeteksi pernah diperbaiki, dengan status Asli, Tidak Dikenal, Belum Terverifikasi (khusus logic board), atau Bekas. Untuk MacBook Air generasi ini, Apple hanya mencatat logic board dan papan Touch ID, jadi menu yang tidak muncul bukan jaminan unit tidak pernah dibongkar.
Perhatikan juga tulisan Selesaikan Perbaikan. Kalau tulisan itu muncul di papan Touch ID, sidik jari tidak bisa dipakai untuk membuka kunci atau masuk ke app sampai kalibrasi lewat Asisten Perbaikan tuntas. Apple juga mengingatkan, komponen yang terkunci ke Akun Apple orang lain tidak memenuhi syarat servis dalam garansi Apple maupun AppleCare.
3. Jumlah Siklus Baterai dan Batas 1.000 Siklus dari Apple
Baterai adalah komponen yang paling pasti menua di setiap MacBook Air M1 second. Cara mengeceknya tidak butuh aplikasi tambahan: tahan tombol Option, klik menu Apple, pilih Informasi Sistem, lalu pilih Daya di bagian Perangkat Keras. Jumlah siklus baterai tertera di bagian Informasi Baterai.
Menurut halaman dukungan Apple, batas siklus baterai MacBook Air M1 adalah 1.000 siklus. Di batas itu, baterai dirancang masih menyimpan hingga 80% kapasitas aslinya. Baterai tetap bisa dipakai setelahnya, tapi daya tahannya mungkin terasa berkurang, dan Apple menyarankan penggantian untuk menjaga kinerja. Satu siklus dihitung saat kamu menghabiskan total seluruh daya baterai, tidak harus dalam sekali pemakaian.
Lalu buka Pengaturan Sistem > Baterai dan lihat Kesehatan Baterai, yang statusnya Normal atau Servis Dianjurkan. Apple mengingatkan bahwa aplikasi pihak ketiga yang melaporkan kesehatan baterai belum tentu akurat, jadi jadikan informasi dari macOS sebagai pegangan. Di macOS versi lama, Pengaturan Sistem bernama Preferensi Sistem.
Sebagai gambaran, Apple mengklaim baterai 49,9 watt-jam di MacBook Air M1 tahan hingga 18 jam pemutaran film di app Apple TV dan 15 jam web nirkabel. Angka itu hasil uji unit praproduksi, jadi jangan berharap unit bersiklus tinggi mendekatinya. Rentang siklus yang masih aman dibahas di patokan cycle count MacBook bekas yang aman.

4. Layar dan Keyboard: Cek Satu per Satu
Layar MacBook Air M1 adalah panel Retina 13,3 inci dengan teknologi IPS, resolusi 2560 x 1600 piksel, kecerahan 400 nit, warna luas P3, dan True Tone. Tampilkan gambar putih, hitam, dan abu-abu polos dengan kecerahan penuh, lalu cari piksel mati, titik terang, bercak, atau garis, terutama di tepi dan sudut layar.
Lihat juga bingkai atas di sekitar kamera. Bekas lem penutup kamera adalah alasan untuk memeriksa layar lebih teliti, karena Apple mengingatkan bahwa menutup laptop Mac dengan penutup kamera terpasang bisa merusak layar. Penutup itu juga bisa mengganggu sensor cahaya sekitar, sehingga kecerahan otomatis dan True Tone tidak berfungsi.
Setelah itu, buka Pengaturan Sistem > Layar. Menurut Apple, pengaturan True Tone hanya muncul untuk layar yang mendukungnya. Karena spesifikasi MacBook Air M1 mencantumkan True Tone, opsinya semestinya ada di setiap MacBook Air M1 second. Kalau tidak muncul, tanyakan riwayat layarnya.
Keyboard-nya adalah Magic Keyboard berlampu latar dengan 12 tombol fungsi, tombol panah T terbalik, dan sensor Touch ID. Buka app Catatan, tekan semua tombol termasuk baris fungsi, dan pastikan lampu latarnya menyala merata. Daftarkan sidik jarimu, lalu coba buka kunci layar dengan Touch ID. Uji juga trackpad Force Touch dengan klik biasa dan klik Force.
Jalankan juga Diagnostik Apple. Matikan Mac, tekan dan tahan tombol Touch ID sampai pilihan mulai muncul, lepaskan, lalu tekan dan tahan Command-D. Di macOS Tahoe 26 atau versi lebih baru, kamu bisa memilih tes khusus untuk layar, keyboard, atau trackpad internal.
5. Port Thunderbolt / USB 4 dan Pengisian Daya USB-C, Bukan MagSafe
Bagian ini sering salah ditulis di iklan: MacBook Air M1 tidak punya port MagSafe. Menurut spesifikasi Apple, laptop ini punya dua port Thunderbolt / USB 4 yang mendukung pengisian daya, DisplayPort, Thunderbolt 3 dan USB 4 hingga 40Gb/s, serta USB 3.1 Gen 2 hingga 10Gb/s, plus jack headphone 3,5 mm. Di jajaran MacBook Air Apple silicon, MagSafe 3 baru hadir mulai generasi M2.
Saat mengisi daya, satu port terpakai, jadi hanya tersisa satu port untuk flashdisk, monitor, atau hub. Kalau kamu memakai banyak perangkat, siapkan hub USB-C sejak awal. Kalau ada iklan MacBook Air M1 second yang menyebut MagSafe, minta penjelasan dan pastikan modelnya lewat Mengenai Mac Ini.
Di kotak aslinya, Apple menyertakan Adaptor Daya USB-C 30W dan kabel USB-C sepanjang 2 meter. Menurut Apple, adaptor USB-C yang mendukung USB Power Delivery bisa dipakai, tapi pengisian terbaik didapat dengan watt minimal setara adaptor yang direkomendasikan. Watt adaptor yang tersambung bisa dilihat di Informasi Sistem > Daya, pada bagian Informasi Pengisi Daya AC.
Saat mengecek MacBook Air M1 second, isi daya bergantian lewat kedua port, lalu colokkan flashdisk ke masing-masing port untuk menguji transfer data. Port yang hanya bisa mengisi daya, atau hanya bisa membaca data, patut ditanyakan sebelum kamu membayar.
6. Dukungan macOS 27 dan Apple Intelligence
Kabar baiknya, halaman identifikasi model Apple mencantumkan MacBook Air M1 kompatibel dengan macOS 27 Golden Gate, dan halaman macOS di situs Apple menyebut macOS 27 kompatibel dengan MacBook Air Apple silicon. Ini beda besar dengan kembaran Intel-nya yang berhenti di macOS Sequoia, sekaligus alasan MacBook Air M1 second masih layak dilirik.
Halaman dukungan Apple juga menyebut Apple Intelligence di macOS 27 tersedia untuk Mac dengan M1 atau lebih baru. Unit M1 bisa memakai fitur seperti Alat Tulis, Image Playground, Genmoji, serta ringkasan di Mail dan Pesan. Siapkan ruang kosong, karena Apple Intelligence membutuhkan hingga 8GB ruang penyimpanan di Mac seperti ini.
Ada dua catatan. Bahasa perangkat dan bahasa Siri harus diatur ke bahasa yang sama dan didukung, sementara daftar bahasa di halaman Apple belum memuat Bahasa Indonesia. Lalu, Siri AI (Beta) memang tersedia untuk Mac M1, tapi baru dalam bahasa Inggris, dan fitur suara ekspresifnya butuh Mac M3 ke atas dengan memori minimal 12GB.
Soal umur dukungan, M1 adalah generasi pertama chip Apple untuk Mac, dan Apple menentukan daftar Mac yang kompatibel di setiap versi macOS. Jadi, tidak ada yang bisa menjamin berapa versi lagi yang akan didapat MacBook Air M1 second. Anggap dukungan yang ada sebagai nilai tambah, bukan janji.
7. Hanya Satu Monitor Eksternal
Untuk mencocokkan laptop, kabel, dock, dan jumlah layar sebelum transaksi, lanjutkan ke 7 cek monitor eksternal MacBook sebelum membeli unit second. Panduan ini membantu kamu menguji ruang kerja yang dibutuhkan dan membedakan batas model dari masalah aksesori.
Batas ini bawaan perangkat keras, bukan pengaturan. Spesifikasi Apple menyebut MacBook Air M1 mendukung layar bawaannya ditambah satu layar eksternal hingga 6K 60Hz. Panduan pengguna Mac untuk macOS Ventura juga menegaskan bahwa di Mac dengan chip M1, dock tidak menambah jumlah layar yang bisa disambungkan.
Kamu bisa memastikannya di unit: buka Pengaturan Sistem, klik Bantuan di bar menu, pilih Spesifikasi untuk Mac tersebut, lalu gulir ke Dukungan Layar. Kalau kamu terbiasa bekerja dengan dua monitor, MacBook Air M1 second bukan pilihan yang tepat.
Naik ke M2 pun belum menyelesaikan masalah ini, karena spesifikasi MacBook Air M2 juga mencantumkan satu layar eksternal. Opsi dua monitor baru ada mulai M3 dengan syarat laptop ditutup, sedangkan M4 mendukung dua layar eksternal sambil layar bawaannya tetap menyala. Detailnya ada di perbandingan MacBook Air M2 vs M3 second.

Pilih Konfigurasi yang Pas: GPU, Memori, dan Penyimpanan
Setelah unitnya lolos tujuh pemeriksaan, tinggal memilih konfigurasi. Di MacBook Air M1 second, kamu akan menemui dua varian GPU yang tercantum di spesifikasi Apple, yaitu 7-core dan 8-core. Untuk mengetik, browsing, dan kelas online, selisih satu core GPU jarang terasa, jadi jangan jadikan GPU alasan memilih unit yang baterainya lebih lelah.
Memori standarnya 8GB, sedangkan 16GB adalah opsi konfigurasi saat pembelian baru, jadi unit 16GB biasanya lebih jarang ditemui. Cek besarnya di Monitor Aktivitas, tab Memori, baris Memori Fisik. Buka aplikasi yang biasa kamu pakai bersamaan dan perhatikan grafik Tekanan Memori. Kalau grafiknya terus tinggi, 8GB mungkin terlalu sempit untuk pola kerjamu.
Untuk penyimpanan, Apple mencantumkan pilihan SSD sampai 2TB, tapi yang umum ditemui di pasar bekas adalah 256GB dan 512GB. Cek kapasitasnya di Pengaturan Sistem > Umum > Penyimpanan. Ingat, macOS butuh ruang untuk pembaruan dan Apple Intelligence bisa memakai hingga 8GB, jadi 512GB lebih lega kalau kamu menyimpan banyak foto atau proyek.
MacBook Air M1 Second Masih Worth It Nggak?
Jawaban jujurnya: masih, untuk pemakaian yang tepat. Desainnya tanpa kipas sehingga senyap, bobotnya 1,29 kg, ada Touch ID dan Wi-Fi 6, dan laptop ini kompatibel dengan macOS 27 serta Apple Intelligence. Selama siklus baterainya wajar, daya tahan baterainya masih cukup lega untuk kerja ringan.
Kekurangannya terlihat kalau dibandingkan dengan spesifikasi MacBook Air M2. Kamera M1 masih FaceTime HD 720p, sedangkan M2 sudah 1080p. Layar M1 13,3 inci dengan 400 nit, sementara M2 13,6 inci dengan 500 nit. M1 mengisi daya lewat USB-C, M2 sudah punya MagSafe 3, dan Bluetooth M1 masih versi 5.0, dibanding 5.3 di M2.
Jadi, MacBook Air M1 second layak dibeli kalau tiga syarat terpenuhi: unitnya bersih dan identitasnya jelas, siklus baterainya masih jauh dari batas 1.000, dan kebutuhanmu tidak menabrak batasnya, seperti dua monitor atau rapat video dengan kamera tajam setiap hari. Kalau salah satunya goyah, menambah dana untuk generasi lebih baru sering lebih masuk akal.
Kalau kamu juga melirik laptop baru di kelas paling terjangkau, hitung kebutuhan dan umur pakainya dengan cara yang sama. Contohnya ada di perbandingan MacBook Neo dengan MacBook Air M2 second.
Untuk Siapa MacBook Air M1 Second Masih Cukup?
MacBook Air M1 second paling masuk akal untuk pekerjaan ringan sampai menengah, dengan paling banyak satu layar tambahan. Profil berikut biasanya cocok:
- Pelajar dan mahasiswa yang mengerjakan dokumen, presentasi, riset, dan kelas online.
- Pekerja kantoran yang memakai satu monitor tambahan atau tidak memakai monitor sama sekali.
- Penulis, admin media sosial, dan pekerja lepas yang butuh laptop ringan dan senyap untuk dibawa ke mana-mana.
- Pengguna iPhone yang ingin mencoba ekosistem Mac sebelum membeli model yang lebih mahal.
- Siapa pun yang butuh laptop kedua untuk bepergian atau dipakai bergantian di rumah.
Sebaliknya, pertimbangkan generasi lain kalau kamu:
- Wajib memakai dua monitor eksternal setiap hari.
- Sering rapat video atau membuat konten dan butuh kamera yang lebih tajam dari 720p.
- Menjalankan banyak aplikasi berat sekaligus, sementara unit yang tersedia hanya 8GB.
- Ingin memakai Apple Intelligence tapi tetap mau Mac-nya berbahasa Indonesia.
- Mengincar umur dukungan perangkat lunak sepanjang mungkin.
Masih ragu antara M1 dan seri lain? Pemetaan model per jenis pekerjaan ada di panduan memilih MacBook bekas sesuai kebutuhan.
Beli dari Luar Kota? Minta Bukti Ini Lewat Video Call
Memeriksa MacBook Air M1 second dari jauh tidak harus untung-untungan. Minta penjual menunjukkan hal berikut langsung di depan kamera dalam satu panggilan, bukan lewat tangkapan layar:
- Mengenai Mac Ini dengan tulisan chip Apple M1 dan nomor serinya.
- Informasi Sistem > Daya, bagian jumlah siklus baterai.
- Pengaturan Sistem > Baterai, status Kesehatan Baterai.
- Bagian akun di Pengaturan Sistem yang sudah kosong, atau proses Hapus Semua Konten dan Pengaturan sampai asisten pengaturan muncul.
- Menu Komponen & Servis, kalau unitnya memakai macOS Tahoe 26 atau versi lebih baru.
- Tes semua tombol keyboard, Touch ID, dan trackpad.
- Pengisian daya bergantian di kedua port, lengkap dengan watt di Informasi Pengisi Daya AC.

Di iSecondphone, kamu bisa video call untuk melihat unit sebelum bayar, jadi daftar di atas bisa kamu minta satu per satu. Setiap unit mendapat garansi toko mulai 14 hari, sebagian sampai 30 hari sesuai keterangan unit. Kalau unit yang diterima cacat, rusak, atau tidak sesuai pesanan, ada retur 14 hari dengan ongkir retur ditanggung, selama unit masih dalam kondisi asli dengan kemasan dan label lengkap.
Kesimpulan
MacBook Air M1 second tetap pilihan masuk akal untuk kuliah dan kerja ringan, asalkan unitnya tepat. Tujuh hal yang menentukan: identitas model, Kunci Aktivasi dan riwayat komponen, siklus baterai terhadap batas 1.000, layar dan keyboard, kedua port USB-C, dukungan macOS 27 dan Apple Intelligence, serta batas satu monitor eksternal.
Kalau ada yang ganjil, entah nomor seri tidak cocok, akun pemilik lama masih menempel, atau baterai berstatus Servis Dianjurkan, lebih baik mundur atau minta kondisinya diperhitungkan sebelum deal. Kalau semuanya lolos, MacBook Air M1 second masih memberi pengalaman Mac yang senyap dan ringan dibawa.
Kalau ingin melihat unit secara langsung, toko fisik iSecondphone ada di ITC Kuningan Lt.3 Jembatan 2 No.66, Jl. Prof. Dr. Satrio No.14, Jakarta Selatan, dan buka setiap hari pukul 11.00–20.00 WIB. Pembayaran bisa lewat transfer, QRIS, COD, payment gateway, atau cicilan kartu kredit, dan tukar tambah perangkat lama bisa diurus lewat WhatsApp.
Pertanyaan Seputar MacBook Air M1 Second
Apakah MacBook Air M1 second masih bisa update macOS?
Bisa. Halaman identifikasi model Apple mencantumkan MacBook Air M1 kompatibel dengan macOS 27 Golden Gate. Apple menentukan daftar Mac yang didukung di setiap versi macOS, jadi cek ulang halaman Apple saat versi berikutnya diumumkan. MacBook Air Intel yang tampilannya kembar (MacBookAir9,1) berhenti di macOS Sequoia.
Apakah MacBook Air M1 bisa memakai Apple Intelligence?
Bisa. Menurut halaman dukungan Apple, Apple Intelligence di macOS 27 tersedia untuk Mac dengan M1 atau lebih baru, termasuk MacBook Air M1 second, dan membutuhkan hingga 8GB ruang penyimpanan. Bahasa perangkat dan bahasa Siri harus diatur ke bahasa yang sama dan didukung. Bahasa Indonesia belum masuk daftar, jadi kamu perlu memakai bahasa lain seperti Inggris.
Berapa batas siklus baterai MacBook Air M1?
Apple menetapkan batas 1.000 siklus untuk MacBook Air M1. Di batas itu, baterai dirancang masih menyimpan hingga 80% kapasitas aslinya. Saat memeriksa MacBook Air M1 second, cek jumlahnya dengan menahan tombol Option, membuka menu Apple, memilih Informasi Sistem, lalu Daya. Makin jauh dari angka 1.000, makin panjang sisa umur baterainya.
Apakah MacBook Air M1 bisa memakai dua monitor?
Tidak secara bawaan. Spesifikasi Apple hanya mencantumkan satu layar eksternal hingga 6K 60Hz, dan dock tidak menambah jumlah layar untuk Mac dengan chip M1. Kalau butuh dua monitor, lihat MacBook Air M3 yang mendukung monitor kedua saat laptop ditutup, atau M4 yang mendukung dua layar eksternal sambil layar bawaan menyala.
Apakah MacBook Air M1 sudah pakai MagSafe?
Belum. MacBook Air M1 mengisi daya lewat salah satu dari dua port Thunderbolt / USB 4, dengan Adaptor Daya USB-C 30W di kotak aslinya. Di jajaran MacBook Air Apple silicon, MagSafe 3 baru hadir mulai generasi M2. Kalau iklan MacBook Air M1 second menyebut MagSafe, pastikan modelnya lewat Mengenai Mac Ini.
Panduan wajib sebelum beli iPhone second


